Menyimak Uji Tari di Kawah Candradimuka Sobokartti di Semarang

  • Bagikan
Salah satu penampil unjuk kebolehan di depan Dewan Penguji dalam ajang Evaluasi Tari Sobokartti 2021, di Gedung Sobokartti, Semarang, Minggu (06/06/2021 ( Christian Heru)
Salah satu penampil unjuk kebolehan di depan Dewan Penguji dalam ajang Evaluasi Tari Sobokartti 2021, di Gedung Sobokartti, Semarang, Minggu (06/06/2021 ( Christian Heru)

TERASJATENG.ID, Semarang – Perkumpulan Sobokartti , Semarang, menggelar acara evaluasi tari 2021. Evaluasi yang mengusung tajuk : “ Memayu Hayuning Budaya Mrih Kuncaraning Budaya” digelar di Gedung Sobokartti di Jalan Dr.Cipto No.31 – 33 Semarang, Minggu, (6/6/2021)

Perkumpulan Sobokartti yang diresmikan pada tanggal 10 Oktober 1931 ini tidak hanya sekadar tempat untuk menguri-uri kesenian Jawa, tetapi juga merupakan kawah “candradimuka” tempat mengedukasi anak-anak muda untuk mencintai dan belajar budaya Jawa.

Kini Sobokartti tidak hanya sekadar tempat untuk menguri-uri kesenian Jawa, tetapi juga merupakan kawah candradimuka tempat mengedukasi anak-anak muda untuk mencintai dan belajar budaya Jawa.

Ketua Umum Perkumpulan Sobokartti D Sutrisno, dalam sambutannya ketika membuka kegiatan evaluasi ini mengatakan, hendaknya para siswa untuk selalu giat berlatih sehingga trampil dan luwes dalam membawakan tarian . “Muaranya nantinya apa yang diperoleh dari Sobokartti dapat diterapkan dan sumbangkan kepada masyarakat agar seni budaya Jawa, khusus seni tari tetap bisa lestari. Ini sejalan dengan Kunsveereneging Sobokartti yang bertujuan meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap seni dan budaya bangsa sendiri,” pungkas Sutrisno.

Ketua Panitia Evaluasi Darmadi dalam laporannya mengatakan, kegiatan evaluasi tahun 2021 ini diikuti 104 orang siswa yang terdiri dari kelas A-1 , A-2, B, Remaja dan Dewasa. Setahun ada 2 kali evaluasi, pada semester pertama, evaluasi tanpa kostum tari pengujinya dari intern pelatih tari dari Sobokartti. Sedangkan evaluasi semester kedua, lengkap dengan kostum tari pengujinya Tim pengujinya dari luar.

Dalam evauasi kali ini, lanjut Darmadi, Dewan Penguji yang dihadirkan; Haryadi Dwi Prasetya S. Sn (Perwakilan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang), Prasena Spd. Mpd (Perwakilan Akademisi, Dosen Pendidikan Seni Universitas PGRI Semarang) dan I. Iano Ragaharja (Perwakilan Alumni KGT/Kursus Guru Tari , Sobokartti alumni tahun 1984). Dewan penguji didampingi Totok Pamungkas dari Sobokartti.

Dewan penguji nampak serius mengamati penampil dalam evaluasi tari Sobokartti 2021 (Christian Heru)
Dewan penguji nampak serius mengamati penampil dalam evaluasi tari Sobokartti 2021 (Christian Heru)

Lebih lanjut, Darmadi yang juga Ketua Bidang Tari Sobokartti, membeberkan, ada 12 tarian yang diujikan yaitu; Kelas A-1 tari Lilin dan Tati Midat Midut, Kelas A-2 tari Payung dan Candik Ayu, Kelas B Tari Goyang Goyang dab Tari golek Mugi Rahayu, Kelas Remaj; Tari Gambyong Pareanom, Tari geyol Denok, Tari Golek Manis, Tari Semarangan, Kelas Dewasa; Tari Endah, Tari Gambiranom, Tari Gambyong Pangkur dan Tari Gunungsari.

“Kami mengusung tema “Memayu Hayuning Budaya Mrih Kuncaraning Budaya. Artinya, lewat kegiatan ini Sobokartti ikut melestarikan seni dan budaya demi termahsyurnya bangsa. Harapannya para generasi muda untuk lebih mencintai seni budaya negeri sendiri, ditengah gempuran budaya asing diera globalisasi ini,” tandas Darmadi selaku penanggungjawab kegiatan.

Dalam jeda kegiatan, pendamping Dewan Penguji Totok Pamungkas menegaskan, bahwa kegiatan ini bukan ajang lomba tetapi evaluasi. “Jadi nanti kalau ada yang ada dapat piala itu sebagai bonus. Yang berhasil dapat piala, jangan menyombongkan diri, dan yang tak dapat piala jangan kecil hati. Karena evaluasi yang sesungguhnya nanti kalau terjun ke masyarakat menampilkan tarian,” ujar Toto Pamungkas yang juga berkiprah di WO Ngesti Pandowo Semarang.

Sementara itu, salah satu dewan penguji Haryadi Dwi Prasetya S. Sn mengatakan, secara umum para siswa sudah bisa memahami dan menampilkan tarian sesuai dengan wirama, wiraga dan wirasa. “Tetapi untuk tampil sebagai penari yang baik, tentunya harus terus berlatih. Jangan cepat puas untuk berhasil menampilkan tarian dengan indah. Semua membutuhkan proses,” tandasnya.

Para Penampil Terbaik Evaluasi Tari Sobokartti 2021 :

Kelas A -1 : Penampil Terbaik pertama, Regina Viona Bratajaya, kedua, Azza Putri Ayuningtyas, dan ketiga, Anggun Dinda Ayu Zhafirani. Harapan terbaik kesatu, Xhiquilla Azky Wibowo, harapan terbaik kedua, Lira Reynanda dan harapan terbaik ketiga, Anindhita Kusuma Siwi.

Kelas A-2 😛 enampil terbaik 1, Khairun Nisa, kedua, Shafa Keisha Andini, dan ketiga , Putri Naura Az Azahra. Harapan terbaik pertama, Melody Asmara Wibowo, harapan terbaik kedua, Devtania Salsabila Putri Agistadan harapan terbaik ketiga, Hani Wicaksana

Kelas – B : Penampil terbaik pertama Shafa Keisha Andini, penampil terbaik kedua, Dea Sukma Wati dan penampil terbaik ketiga, Shaviera Salsabila Azzahra). Harapan terbaik pertama, Zahwalida Annastya Venora, penalil harapan terbaik kedua, Abbel Zalfa Insani dan penampil harapan terbaik ketiga, Ayu Putri Lestari.

Kelas Remaja : Penampil terbaik:pertama, Sekar Arum Kusumaningtyas, penampil terbaik kedua, (Gagayu Sucita Nakheisa Prita Putri dan penampil terbaik ketiga, Yulia. Harapan terbaik pertama,Novia Dwi Ristiana, harapan terbaik kedua, Shilluetta Christyani dan harapan terbaik ketiga, Ilalang Ratuayu Rafeyfa Faustina.

Kelas Dewasa : Penampil terbaik pertama,Resita Amy Paramitha, Penampil terbaik ketdua, Rafael Pramudya Putra, penampil terbaik ketiga, Eiren Wibi Hidayat. Harapan terbaik pertama,Alfiani Fitri Larasati, harapanb terbaik kedua Amanda dan harapan terbaik ketiga Aditya Maharani

Christian Heru

  • Bagikan